Soal melengkapi pantun rumpang kelas 5 merupakan salah satu materi unggulan dalam pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka yang sering muncul di latihan harian maupun penilaian akhir semester. Kemampuan melengkapi baris pantun yang rumpang melatih siswa untuk memahami kaidah rima, struktur, dan makna pantun secara menyeluruh. Dengan latihan yang terstruktur, siswa kelas 5 SD dapat mengerjakan soal ini dengan lebih percaya diri.
Pantun adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang kaya nilai. Sebagai puisi lama Melayu, pantun memiliki aturan yang ketat terkait jumlah baris, jumlah suku kata, serta pola rima. Memahami aturan tersebut menjadi kunci utama saat mengerjakan soal pantun rumpang. Untuk memahami akar sejarahnya, kamu bisa membaca lebih lanjut di artikel Pengertian Pantun: Definisi, Sejarah, dan Asal-Usul.
Artikel ini menyajikan 20 soal melengkapi pantun rumpang kelas 5 yang terdiri atas 10 soal pilihan ganda, 5 soal jawaban singkat, dan 5 soal esai — lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan. Soal disusun dari tingkat mudah hingga sulit sesuai Kurikulum Merdeka agar siswa dapat berlatih secara bertahap dan sistematis.
Daftar Isi
- Apa Itu Pantun Rumpang?
- Ciri-Ciri Pantun yang Harus Diperhatikan
- Tips Jitu Mengerjakan Soal Pantun Rumpang
- Soal Pilihan Ganda (10 Soal)
- Soal Jawaban Singkat (5 Soal)
- Soal Esai (5 Soal)
- Kunci Jawaban & Pembahasan
- Kesimpulan
- FAQ
Apa Itu Pantun Rumpang?
Pantun rumpang adalah pantun yang salah satu atau lebih barisnya sengaja dikosongkan, kemudian siswa diminta melengkapinya dengan larik yang tepat. Jenis soal ini umum ditemukan di buku teks dan ujian Bahasa Indonesia kelas 5 SD.
Pantun rumpang adalah pantun yang belum lengkap karena terdapat satu atau dua baris yang dikosongkan (ditandai dengan titik-titik). Tugas siswa adalah mengisi baris yang kosong tersebut sesuai kaidah rima, jumlah suku kata, dan makna pantun.
Dalam Kurikulum Merdeka, materi pantun rumpang bertujuan agar siswa mampu memahami struktur pantun secara mendalam, bukan sekadar menghafal. Kemampuan ini juga berkaitan dengan pemikiran kritis dan kreativitas bahasa siswa.
Ciri-Ciri Pantun yang Harus Diperhatikan
Sebelum mengerjakan soal pantun rumpang kelas 5, siswa wajib mengingat ciri-ciri pantun. Keempat ciri ini menjadi acuan utama dalam memilih larik yang tepat. Untuk memahami lebih dalam tentang Pola Rima Pantun A-B-A-B, kamu bisa membaca artikel khusus kami.
- Satu bait terdiri dari 4 baris — tidak boleh lebih, tidak boleh kurang.
- Setiap baris terdiri dari 8–12 suku kata — larik yang terlalu pendek atau panjang tidak memenuhi syarat.
- Baris 1 dan 2 adalah sampiran — tidak berkaitan langsung dengan isi, berfungsi sebagai pembuka rima.
- Baris 3 dan 4 adalah isi — mengandung pesan atau maksud pantun, berima dengan sampiran (pola a-b-a-b).
Pola rima a-b-a-b berarti baris 1 berima dengan baris 3, dan baris 2 berima dengan baris 4. Rima ditentukan oleh bunyi akhir setiap baris. Untuk mengenal ragam Jenis-Jenis Pantun Berdasarkan Isinya dan Jenis Pantun Berdasarkan Jumlah Baris, kunjungi artikel terkait di blog ini.
Tips Jitu Mengerjakan Soal Pantun Rumpang
Banyak siswa keliru saat menjawab soal pantun rumpang karena hanya memperhatikan rima tanpa mempertimbangkan jumlah suku kata dan logika isi. Ikuti langkah-langkah berikut agar jawaban lebih akurat.
1. Baca seluruh baris pantun yang sudah ada.
2. Tentukan pola rima dari baris yang sudah lengkap (a-b-a-b).
3. Identifikasi baris yang rumpang: apakah sampiran atau isi?
4. Perhatikan bunyi akhir baris berpasangan — itulah rima yang harus dicocokkan.
5. Hitung suku kata setiap pilihan jawaban (8–12 suku kata).
6. Pastikan isi pantun logis dan bermakna.
Soal Melengkapi Pantun Rumpang Kelas 5 — Pilihan Ganda
Kerjakan 10 soal pilihan ganda berikut dengan teliti. Pilih satu jawaban yang paling tepat berdasarkan kaidah pantun. Soal disusun dari tingkat mudah hingga sulit.
Soal Mudah (Nomor 1–3)
Soal 1
Perhatikan pantun rumpang berikut!
Membeli ikan dan sayuran.
. . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . .
Larik yang tepat untuk melengkapi isi pantun di atas adalah ....
a. Rajin belajar pantang menyerah, / Agar cita-citamu terwujud.
b. Pergi sekolah dengan semangat, / Agar nilaimu selalu bagus.
c. Bersikap sopan kepada guru, / Nanti hidupmu penuh kebaikan.
d. Rajin belajar setiap hari, / Agar mendapat nilai ujian.
Soal 2
Perhatikan pantun rumpang berikut!
Di tepi sungai dekat jembatan.
. . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . .
Isi yang tepat untuk melengkapi pantun di atas adalah ....
a. Hormati guru dan orang tua, / Agar kelak kamu bahagia.
b. Belajar itu sungguh menyenangkan, / Jangan suka malas belajar.
c. Rajin sekolah jangan pernah bolos, / Agar pintar dan berprestasi.
d. Ilmu dicari dengan giat, / Jadilah bekal di kehidupan.
Soal 3
Perhatikan pantun rumpang berikut!
Ditanam ibu di taman indah.
. . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . .
Larik yang paling tepat untuk melengkapi isi pantun tersebut adalah ....
a. Rajin belajar dan bersemangat, / Agar ilmu bertambah banyak.
b. Bersikap sopan jangan congkak, / Agar hidupmu penuh berkah.
c. Jangan kamu berlaku curang, / Nanti hidupmu tidak berkah.
d. Hormati ibu dan ayah tercinta, / Sayangi mereka sepenuh hati.
Soal Sedang (Nomor 4–7)
Soal 4
Perhatikan pantun rumpang berikut!
. . . . . . . . . . . . . . . .
Rajin belajar dari kecil,
Agar kelak jadi pandai.
Sampiran yang tepat untuk melengkapi pantun di atas adalah ....
a. Ke pasar membeli pensil, / Pulangnya mampir ke pantai.
b. Di kebun ada pohon besar, / Daun-daunnya berwarna hijau.
c. Burung pipit terbang tinggi, / Hinggap di dahan pohon mangga.
d. Pergi ke ladang pagi hari, / Membawa cangkul dan parang.
Soal 5
Perhatikan pantun rumpang berikut!
. . . . . . . . . . . . . . . .
Jangan kamu berbuat curang,
Agar hidupmu tidak kacau.
Larik yang tepat untuk melengkapi baris kedua pantun di atas adalah ....
a. Berenang jauh ke tengah danau.
b. Berkicau merdu sepanjang pagi.
c. Hinggap di tepi ranting pohon.
d. Mencari makan di tepi kolam.
Soal 6
Perhatikan pantun rumpang berikut!
Membeli oleh-oleh buatan tangan.
Kalau kamu rajin belajar,
. . . . . . . . . . . . . . . .
Larik yang tepat untuk melengkapi baris keempat pantun tersebut adalah ....
a. Pasti menjadi anak yang pintar.
b. Hidupmu pasti akan bahagia.
c. Pasti menjadi kebanggaan.
d. Nanti akan menjadi pandai.
Soal 7
Perhatikan pantun rumpang berikut!
. . . . . . . . . . . . . . . .
Kalau kamu rajin belajar,
Pasti jadi kebanggaan.
Sampiran yang paling tepat untuk melengkapi pantun di atas adalah ....
a. Pohon jati tumbuh menjulang, / Akarnya kuat menghujam tanah.
b. Pergi ke hutan mencari kayu, / Batangnya besar dan berlubang.
c. Jalan-jalan ke kota besar, / Membeli oleh-oleh buatan tangan.
d. Burung elang terbang melayang, / Mencari mangsa di padang luas.
Soal Sulit (Nomor 8–10)
Soal 8
Perhatikan pantun rumpang berikut!
Rasanya manis sedikit asam.
Jika ingin menjadi pintar,
. . . . . . . . . . . . . . . .
Perhatikan pilihan berikut dengan saksama, termasuk jumlah suku katanya! Larik yang paling tepat adalah ....
a. Belajarlah dengan tekun siang malam.
b. Belajarlah dari pagi hingga larut malam yang gelap gulita.
c. Tekun belajar siang malam penuh harapan bersama kawan.
d. Belajar tidak boleh setengah-setengah maupun enggan.
Soal 9
Perhatikan pantun rumpang berikut!
. . . . . . . . . . . . . . . .
Berbudi pekerti yang elok dan baik,
Itulah tanda anak budiman.
Larik yang tepat untuk melengkapi baris kedua pantun tersebut adalah ....
a. Dihias dengan benang dan jarum.
b. Dibeli untuk hadiah lebaran.
c. Dijual murah di pinggir jalan.
d. Berwarna cerah sangat menarik.
Soal 10
Perhatikan pantun rumpang berikut!
Ikan emas berenang beriringan.
Rajin belajar bersama gurunya,
. . . . . . . . . . . . . . . .
Larik yang tidak tepat untuk melengkapi baris keempat pantun tersebut adalah ....
a. Agar cita-cita dapat terwujud.
b. Agar kelak jadi kebanggaan.
c. Pasti berguna untuk kehidupan.
d. Supaya menjadi insan budiman.
Soal Jawaban Singkat
Lengkapi baris pantun rumpang berikut dengan larik yang tepat sesuai kaidah pantun. Tuliskan jawabanmu pada buku latihan!
Soal JS-1
Lengkapilah kedua baris isi pantun berikut dengan larik yang tepat!
Membawa oleh-oleh kain tenunan.
. . . . . . . . . . . . . . . . (isi baris 3)
. . . . . . . . . . . . . . . . (isi baris 4)
Soal JS-2
Lengkapilah kedua baris sampiran pantun berikut dengan larik yang tepat!
. . . . . . . . . . . . . . . . (sampiran baris 2)
Jangan biarkan waktu terbuang,
Belajar sungguh demi masa depan.
Soal JS-3
Lengkapilah baris kedua (sampiran) pantun berikut!
. . . . . . . . . . . . . . . .
Jangan kamu berbuat sendiri,
Minta tolong pada teman.
Soal JS-4
Lengkapilah baris keempat (isi) pantun berikut!
Terbang tinggi di atas pepohonan.
Senyum selalu di mana pun engkau,
. . . . . . . . . . . . . . . .
Soal JS-5
Isilah titik-titik pada baris ketiga pantun berikut dengan satu kata yang tepat!
Diambil nenek untuk disimpan.
Jadilah anak yang rajin dan . . . .
Agar kelak jadi tumpuan.
Soal Esai Pantun Rumpang Kelas 5
Jawablah soal esai berikut dengan lengkap dan jelas. Gunakan pengetahuanmu tentang kaidah pantun untuk mendukung jawabanmu. Kamu juga bisa berlatih dengan berbagai jenis soal lain di artikel Latihan Soal Pantun Kelas 5 SD.
Soal Esai 1
Perhatikan pantun rumpang berikut!
. . . . . . . . . . . . . . . .
Jadilah anak yang sopan dan ramah,
Agar banyak kawan dan sahabat.
- Tentukan bagian sampiran dan isi pantun tersebut!
- Lengkapi baris yang rumpang dengan larik yang tepat!
- Jelaskan alasan pemilihanmu berdasarkan ciri-ciri pantun!
Soal Esai 2
Sebutkan dan jelaskan minimal empat ciri-ciri pantun yang harus diperhatikan ketika melengkapi pantun rumpang! Berikan satu contoh penerapannya pada masing-masing ciri!
Soal Esai 3
Perhatikan pantun rumpang berikut!
. . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . .
Supaya cita-citamu tercapai.
- Tentukan pola rima pantun tersebut berdasarkan baris yang sudah ada!
- Lengkapi baris 2 dan baris 3 yang rumpang dengan larik yang tepat!
- Jelaskan apakah pantun yang sudah kamu lengkapi memenuhi kaidah pantun! Sertakan analisis suku kata!
Soal Esai 4
Perhatikan empat larik pantun acak berikut!
(2) Hinggap di dahan pohon pisang.
(3) Supaya kelak jadi yang menang.
(4) Terbang jauh si burung dara.
- Susun keempat larik tersebut menjadi pantun yang benar (urutan yang tepat)!
- Tentukan mana sampiran dan mana isi pantun tersebut!
- Jelaskan alasanmu memilih urutan tersebut dengan mengacu pada ciri-ciri pantun!
Soal Esai 5
Bacalah pantun berikut dengan saksama!
Dimakan manis rasanya nikmat.
Giat belajar dengan berguna,
Kelak berhasil mendapat berkat.
- Identifikasi pola rima pantun tersebut!
- Tentukan bagian sampiran dan isi, serta jelaskan maknanya!
- Apa pesan moral yang terkandung dalam pantun tersebut?
- Ubahlah salah satu baris isi pantun tersebut dengan bahasamu sendiri, tetap sesuai kaidah pantun! Jelaskan perubahan yang kamu buat!
Kunci Jawaban dan Pembahasan
Kunci Jawaban Pilihan Ganda
| No. | Jawaban | Tingkat |
|---|---|---|
| 1 | D | Mudah |
| 2 | D | Mudah |
| 3 | B | Mudah |
| 4 | A | Sedang |
| 5 | A | Sedang |
| 6 | C | Sedang |
| 7 | C | Sedang |
| 8 | A | Sulit |
| 9 | B | Sulit |
| 10 | A | Sulit |
Pembahasan Pilihan Ganda
Pembahasan No. 1 — Jawaban: D
Sampiran berima -li (sekali) dan -an (sayuran). Isi yang benar harus berima -i (hari) dan -an (ujian). Pilihan D "Rajin belajar setiap hari, / Agar mendapat nilai ujian" memenuhi kedua syarat rima tersebut sekaligus bermakna logis. Pilihan A, B, dan C memiliki rima yang tidak sesuai dengan sampiran pantun.
Pembahasan No. 2 — Jawaban: D
Sampiran berima -at (merapat) dan -an (jembatan). Pilihan D "Ilmu dicari dengan giat, / Jadilah bekal di kehidupan" tepat karena "giat" berima -at dan "kehidupan" berima -an. Pilihan A, B, dan C tidak memiliki pasangan rima yang sesuai dengan sampiran.
Pembahasan No. 3 — Jawaban: B
Sampiran berima -ak (semerbak) dan -ah (indah). Pilihan B "Bersikap sopan jangan congkak, / Agar hidupmu penuh berkah" tepat karena "congkak" berima -ak dan "berkah" berima -ah, serta isinya bermakna positif dan logis. Pilihan A memiliki rima terbalik; pilihan C salah pada rima pertama; pilihan D tidak sesuai rima sama sekali.
Pembahasan No. 4 — Jawaban: A
Isi berima -il (kecil) dan -ai (pandai). Sampiran pada pilihan A "Ke pasar membeli pensil, / Pulangnya mampir ke pantai" memiliki rima -il (pensil) dan -ai (pantai) yang tepat sesuai pola a-b-a-b. Pilihan B, C, dan D memiliki rima yang tidak sesuai.
Pembahasan No. 5 — Jawaban: A
Baris 4 berima -au (kacau), sehingga baris 2 (sampiran) pun harus berima -au. Pilihan A "Berenang jauh ke tengah danau" berima -au dan secara konteks melanjutkan gambaran anak itik berenang dengan sangat alami. Pilihan B, C, dan D tidak memiliki rima yang sesuai.
Pembahasan No. 6 — Jawaban: C
Baris 2 berima -an (tangan), sehingga baris 4 pun harus berima -an. Pilihan C "Pasti menjadi kebanggaan" berima -an dan bermakna logis sebagai hasil dari rajin belajar. Pilihan A berima -ar (sama dengan baris 3, bukan baris 4); pilihan B berima -a; pilihan D berima -ai — keduanya tidak sesuai.
Pembahasan No. 7 — Jawaban: C
Isi berima -ar (belajar) dan -an (kebanggaan). Pilihan C "Jalan-jalan ke kota besar, / Membeli oleh-oleh buatan tangan" tepat karena "besar" berima -ar dan "tangan" berima -an. Pilihan A, B, dan D memiliki rima yang tidak sesuai dengan isi pantun.
Pembahasan No. 8 — Jawaban: A
Baris 2 berima -am (asam), sehingga baris 4 harus berima -am dan berjumlah 8–12 suku kata. Pilihan A "Belajarlah dengan tekun siang malam" berima -am dan berjumlah tepat 12 suku kata. Pilihan B dan C melebihi 12 suku kata sehingga tidak memenuhi kaidah pantun; pilihan D tidak berima -am.
Pembahasan No. 9 — Jawaban: B
Baris 4 berima -an (budiman), sehingga baris 2 pun harus berima -an. Pilihan B "Dibeli untuk hadiah lebaran" berima -an, berjumlah 11 suku kata, dan kontekstualnya logis (membeli batik untuk hadiah lebaran). Pilihan C juga berima -an, tetapi "dijual" bertentangan dengan konteks subjek yang sedang berbelanja. Pilihan A dan D tidak berima -an.
Pembahasan No. 10 — Jawaban: A
Soal ini menanyakan larik yang tidak tepat. Baris 2 berima -an (beriringan), sehingga baris 4 harus berima -an. Pilihan A "Agar cita-cita dapat terwujud" berima -jud, bukan -an, sehingga tidak tepat. Pilihan B, C, dan D semuanya berima -an dan bermakna logis, sehingga ketiganya merupakan jawaban yang tepat.
Jawaban Singkat — Contoh Jawaban
JS-1: Isi baris 3: Rajin belajar itulah nyawa, — Isi baris 4: Agar hidupmu penuh harapan.
Catatan: Baris 3 berima -wa (-a) sesuai sampiran "Jawa", baris 4 berima -an sesuai sampiran "tenunan".
JS-2: Sampiran baris 1: Burung kutilang terbang melayang, — Sampiran baris 2: Hinggap di pohon dekat pekarangan.
Catatan: "melayang" berima -ang sesuai "terbuang"; "pekarangan" berima -an sesuai "depan".
JS-3: Sampiran baris 2: Dibeli murah di tepi jalan.
Catatan: "jalan" berima -an sesuai "teman" pada baris 4.
JS-4: Isi baris 4: Itulah tanda orang beriman.
Catatan: "beriman" berima -an sesuai "pepohonan" pada baris 2.
JS-5: Kata yang tepat: berbudi
Baris lengkap: "Jadilah anak yang rajin dan berbudi," — berima -i sesuai "mewangi".
Pembahasan Soal Esai
Esai 1 — Pembahasan:
Sampiran pantun adalah baris 1 ("Anak kambing turun ke lembah") dan baris 3 ("Jadilah anak yang sopan dan ramah"). Isi pantun adalah baris 2 (rumpang) dan baris 4 ("Agar banyak kawan dan sahabat"). Untuk melengkapi baris 2 yang rumpang, dibutuhkan larik yang berima -at (sesuai "sahabat") dan berjumlah 8–12 suku kata. Contoh jawaban: "Terlihat buah rambutan lebat." (10 suku kata, berima -at). Alasan: rima -at sesuai baris 4 ("sahabat"), jumlah suku kata memenuhi syarat, dan isinya masuk akal sebagai gambaran sampiran.
Esai 2 — Pembahasan:
Empat ciri pantun yang harus diperhatikan: (1) Satu bait terdiri dari 4 baris — contoh: setiap pantun selalu memiliki tepat 4 baris, tidak boleh 3 atau 5. (2) Setiap baris 8–12 suku kata — contoh: "Ra-jin-be-la-jar-se-ti-ap-ha-ri" = 10 suku kata. (3) Baris 1–2 adalah sampiran — contoh: "Pergi ke pasar pagi sekali, / Membeli ikan dan sayuran" tidak berkaitan dengan isi. (4) Pola rima a-b-a-b — contoh: baris 1 berima dengan baris 3, baris 2 berima dengan baris 4.
Esai 3 — Pembahasan:
Baris 1 "Buah pepaya buah pisang" berima -ang (a); baris 4 "Supaya cita-citamu tercapai" berima -ai (b). Pola rima pantun tersebut adalah a-b-a-b. Baris 2 harus berima -ai (b), contoh: "Dijual murah di kedai." (8 sk, -ai ✓). Baris 3 harus berima -ang (a), contoh: "Belajarlah kamu tiap petang," (10 sk, -ang ✓). Kedua baris memenuhi kaidah 8–12 suku kata dan pola rima a-b-a-b.
Esai 4 — Pembahasan:
Urutan yang benar: (4) – (2) – (1) – (3). Larik (4) "Terbang jauh si burung dara" dan (2) "Hinggap di dahan pohon pisang" adalah sampiran karena menggambarkan suasana alam yang tidak berkaitan langsung dengan pesan. Larik (1) "Belajar giat walau tiada tara" dan (3) "Supaya kelak jadi yang menang" adalah isi yang mengandung pesan moral. Pola rima: (4) -ra berima dengan (1) -ra; (2) -ang berima dengan (3) -ang → a-b-a-b ✓.
Esai 5 — Pembahasan:
Pola rima: "sempurna" -na (a), "nikmat" -at (b), "berguna" -na (a ✓), "berkat" -at (b ✓) → a-b-a-b. Sampiran (baris 1–2): menggambarkan buah nanas yang matang dan rasanya nikmat. Isi (baris 3–4): pesan untuk giat belajar agar meraih keberhasilan. Pesan moral: ketekunan dan kerja keras dalam belajar akan membuahkan hasil yang baik di masa depan. Contoh perubahan baris 4: "Kelak meraih cita-cita bercat." — karena "bercat" berima -at dan bermakna "meraih tujuan". (Catatan: siswa dapat menyesuaikan dengan kreativitasnya, tetap menjaga rima -at dan 8–12 suku kata.)
Kesimpulan
Mengerjakan soal melengkapi pantun rumpang kelas 5 menjadi lebih mudah jika siswa memahami empat kaidah dasar pantun: empat baris per bait, 8–12 suku kata per baris, sampiran di baris 1–2, dan pola rima a-b-a-b. Dengan berlatih secara bertahap — dari soal mudah ke sulit — kemampuan siswa akan meningkat secara signifikan.
Artikel ini telah menyajikan 10 soal pilihan ganda, 5 soal jawaban singkat, dan 5 soal esai lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan. Semua soal dirancang sesuai Kurikulum Merdeka untuk kelas 5 SD. Teruslah berlatih dan jangan ragu untuk mengulang pembahasan yang belum dipahami.
Bagikan artikel ini kepada teman sekelasmu agar mereka juga bisa berlatih. Jika ada soal yang belum dipahami, tulis pertanyaanmu di kolom komentar — kami siap membantu!
FAQ — Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa yang dimaksud dengan pantun rumpang?
Pantun rumpang adalah pantun yang satu atau dua barisnya dikosongkan dan perlu dilengkapi. Siswa bertugas mengisi baris yang kosong tersebut dengan larik yang memenuhi kaidah pantun, yaitu rima a-b-a-b, jumlah suku kata 8–12 per baris, serta makna yang logis dan sesuai konteks.
Bagaimana cara menentukan rima yang tepat untuk melengkapi pantun rumpang?
Cara paling mudah adalah dengan memperhatikan bunyi akhir baris yang sudah ada. Jika baris yang rumpang adalah baris 3, maka rimanya harus sama dengan bunyi akhir baris 1. Jika baris yang rumpang adalah baris 4, maka rimanya harus sama dengan bunyi akhir baris 2. Pola rima pantun selalu a-b-a-b, sehingga baris 1 dan 3 saling berima, begitu pula baris 2 dan 4.
Apakah ada cara cepat menghitung suku kata pada baris pantun?
Ya! Suku kata dihitung berdasarkan jumlah vokal yang dibunyikan dalam satu kata. Cara termudah adalah membaca baris tersebut dengan pelan sambil mengetuk meja untuk setiap suku kata. Misalnya, "Ra-jin-be-la-jar-se-ti-ap-ha-ri" = 10 ketukan = 10 suku kata. Pantun yang baik memiliki 8–12 suku kata per baris. Pilihan jawaban yang jumlah suku katanya di luar rentang tersebut langsung bisa dieliminasi.
Posting Komentar untuk "20 Soal Melengkapi Pantun Rumpang Kelas 5 + Pembahasan"