Susunan Upacara Hari Santri 2026: Ikrar Santri, Doa & Petugas

Susunan upacara Hari Santri 2026 lengkap dengan teks Ikrar Santri Indonesia dan doa untuk sekolah dan madrasah

Susunan upacara Hari Santri 2026 perlu disiapkan panitia sekolah dan madrasah sejak jauh hari, karena urutannya berbeda dengan upacara bendera biasa. Ada pembacaan Naskah Resolusi Jihad, Ikrar Santri Indonesia, dan doa khusus. Di halaman ini Bapak/Ibu akan menemukan susunan upacara lengkap, daftar petugas, teks Ikrar Santri, contoh doa, hingga contoh kalimat pembawa acara yang siap dipakai.

Hari Santri 2026 jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026 dengan tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026, upacara Hari Santri dilaksanakan pukul 07.00 waktu setempat dan disiarkan langsung melalui kanal media sosial Kementerian Agama.

Info Singkat Upacara Hari Santri 2026

  • Hari/tanggal: Kamis, 22 Oktober 2026
  • Waktu upacara: pukul 07.00 waktu setempat (WIB, WITA, atau WIT sesuai daerah)
  • Panduan resmi: Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2026, ditetapkan 29 September 2026
  • Siaran langsung: melalui kanal media sosial Kementerian Agama
  • Tema: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
  • Dasar penetapan: Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri
  • Yang dikenang: Resolusi Jihad 22 Oktober 1945
  • Prinsip pelaksanaan: sederhana, khidmat, dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing
  • Pakaian (kebiasaan tahun sebelumnya): laki-laki bersarung, berbaju putih, dan berpeci hitam; perempuan menyesuaikan
  • Bagian khas upacara: Pembacaan Naskah Resolusi Jihad, Ikrar Santri Indonesia, dan doa

Catatan: SE Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026 menetapkan tema, logo, waktu upacara, dan prinsip pelaksanaan, tetapi tidak merinci urutan acara upacara. Karena itu, susunan upacara di bawah mengikuti format yang lazim dipakai pada peringatan Hari Santri tahun-tahun sebelumnya, dengan waktu pelaksanaan yang sudah disesuaikan dengan SE 2026.

Daftar Isi

Isi Pokok SE Menag Nomor 6 Tahun 2026

Menteri Agama Nasaruddin Umar menetapkan Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2026 tentang Panduan Pelaksanaan Peringatan Hari Santri 2026 pada 29 September 2026. Edaran ini ditujukan kepada para menteri, kepala daerah, jajaran Kementerian Agama, pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam, ormas Islam, serta pimpinan pesantren dan satuan pendidikan keagamaan Islam. Berikut ringkasan isinya.

KetentuanIsi
TemaSantri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas
LogoDapat diunduh melalui laman resmi kemenag.go.id
UpacaraKamis, 22 Oktober 2026, pukul 07.00 waktu setempat, disiarkan langsung melalui kanal media sosial Kementerian Agama
Bentuk kegiatanDapat berupa kegiatan pramuka santri, ekoteologi, expo kemandirian pesantren, dan kegiatan lain yang relevan dengan tema
SosialisasiTema, logo, dan rangkaian kegiatan disosialisasikan melalui website, media sosial, spanduk, baliho, atau standing banner
PrinsipDisesuaikan dengan kemampuan masing-masing, serta mengedepankan kesederhanaan dan kekhidmatan

Makna Tema Menurut SE 2026

Edaran ini juga menjelaskan makna tema secara resmi. Santri tidak lagi dipandang sekadar pewaris tradisi keilmuan Islam, melainkan kekuatan penting dalam membangun masa depan Indonesia. Semangat perjuangan santri kini diwujudkan dalam bentuk baru: peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemandirian ekonomi, kepedulian sosial, serta pengamalan nilai agama dan kebangsaan.

Frasa "Menguatkan Negeri" dimaknai sebagai kehadiran santri sebagai bagian dari solusi atas tantangan bangsa. Santri diharapkan berkarakter, produktif, kreatif, adaptif, dan mampu berkontribusi di berbagai bidang. Adapun "Menuju Indonesia Emas" adalah orientasi bersama untuk menyiapkan generasi yang akan menentukan wajah Indonesia pada 2045. Menurut edaran tersebut, masa depan itu ditempa di pesantren melalui empat bekal:

  1. ilmu yang mendalam;
  2. karakter yang kuat;
  3. tradisi yang berakar; dan
  4. keberanian untuk berinovasi.

Empat bekal ini dapat dijadikan bahan amanat pembina upacara agar pesan yang disampaikan selaras dengan arahan resmi.

Susunan Upacara Hari Santri 2026 Lengkap

Susunan berikut cocok untuk upacara di halaman sekolah atau madrasah dengan petugas lengkap. Mulai upacara pukul 07.00 waktu setempat sesuai SE Menag Nomor 6 Tahun 2026. Bagian yang menjadi ciri khas Hari Santri kami tandai dengan cetak tebal.

NoUrutan AcaraPetugas
1Pemimpin pleton menyiapkan barisan masing-masingPemimpin pleton
2Pemimpin upacara memasuki lapangan dan mengambil alih barisanPemimpin upacara
3Penanggung jawab upacara melapor kepada pembina upacaraPenanggung jawab upacara
4Pembina upacara memasuki lapangan dan menuju mimbarPembina upacara
5Penghormatan kepada pembina upacaraPemimpin upacara
6Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacaraPemimpin upacara
7Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia RayaPengibar bendera, paduan suara
8Mengheningkan cipta, dipimpin pembina upacaraPembina upacara
9Pembacaan teks Pancasila, diikuti seluruh pesertaPembina upacara
10Pembacaan Pembukaan UUD 1945Petugas pembaca
11Pembacaan Naskah Resolusi JihadPetugas pembaca
12Pembacaan Ikrar Santri Indonesia, diikuti seluruh pesertaPetugas pembaca ikrar
13Amanat pembina upacaraPembina upacara
14Pembacaan doaPetugas pembaca doa
15Laporan pemimpin upacara bahwa upacara telah selesaiPemimpin upacara
16Penghormatan kepada pembina upacaraPemimpin upacara
17Pembina upacara meninggalkan mimbarPembina upacara
18Penanggung jawab upacara melapor kepada pembina upacaraPenanggung jawab upacara
19Persembahan lagu: Ya Lal Wathan (Syubbanul Wathan), Mars Hari Santri, dan Bagimu NegeriPaduan suara
20Upacara selesai, barisan dibubarkanPemimpin upacara

Lirik lagu Mars Hari Santri resmi dapat Bapak/Ibu peroleh dari kanal resmi Kementerian Agama. Untuk upacara di madrasah, banyak satuan pendidikan juga menambahkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an sebelum amanat. Silakan sesuaikan dengan kebiasaan dan waktu yang tersedia.

Susunan Apel Singkat Hari Santri

Jika lapangan terbatas, cuaca kurang mendukung, atau waktu pembelajaran padat, sekolah dapat menggelar apel singkat sekitar 25–30 menit dengan susunan berikut:

  1. Peserta apel disiapkan oleh pemimpin apel.
  2. Pembina apel menuju mimbar dan menerima laporan pemimpin apel.
  3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama.
  4. Pembacaan teks Pancasila.
  5. Pembacaan ringkasan Resolusi Jihad atau sejarah singkat Hari Santri.
  6. Pembacaan Ikrar Santri Indonesia, diikuti seluruh peserta.
  7. Amanat pembina apel.
  8. Doa.
  9. Laporan pemimpin apel, lalu peserta dibubarkan.

Daftar Petugas Upacara Hari Santri

PetugasJumlahSaran Pemilihan
Pembina upacara1Kepala sekolah/madrasah atau guru yang ditunjuk
Penanggung jawab upacara1Wakil kepala bidang kesiswaan atau guru
Pembawa acara (protokol)1Siswa dengan suara jelas dan lantang
Pemimpin upacara1Siswa terlatih, misalnya anggota Pramuka atau Paskibra
Pengibar bendera3Siswa terlatih
Pembaca Pembukaan UUD 19451Siswa
Pembaca Naskah Resolusi Jihad1Siswa atau guru dengan intonasi tegas
Pembaca Ikrar Santri1Siswa, diikuti seluruh peserta
Pembaca doa1Guru PAI, Akidah Akhlak, atau siswa yang fasih
Dirigen dan paduan suara1 + kelompokSiswa yang sudah berlatih lagu wajib dan lagu Hari Santri

Teks Ikrar Santri Indonesia

Ikrar Santri Indonesia dibacakan oleh seorang petugas di depan barisan, lalu diikuti seluruh peserta kalimat demi kalimat. Ikrar ini berisi lima komitmen santri terhadap agama, bangsa, dan negara. Berikut teksnya:

IKRAR SANTRI INDONESIA

Bismillahirrahmanirrahim.
Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadan rasuulullaah.

Kami Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, berikrar:

  1. Sebagai santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, kami berpegang teguh pada akidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
  2. Sebagai santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, kami bertanah air satu, tanah air Indonesia, berideologi satu, ideologi Pancasila, berkonstitusi satu, Undang-Undang Dasar 1945, berkebudayaan satu, kebudayaan Bhinneka Tunggal Ika.
  3. Sebagai santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, kami bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa raga membela tanah air dan bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan dan kesatuan nasional, serta mewujudkan perdamaian abadi.
  4. Sebagai santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, kami ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional, mewujudkan kesejahteraan rakyat lahir dan batin untuk seluruh rakyat Indonesia yang berkeadilan.
  5. Sebagai santri Negara Kesatuan Republik Indonesia, kami pantang menyerah, pantang mundur membela tanah air dan bangsa dari pihak manapun yang akan melakukan rongrongan terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, serta konstitusi dasar lainnya yang bertentangan dengan semangat Proklamasi Kemerdekaan dan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama.

Allahu Akbar!

Tips membacakan ikrar: petugas membaca per penggalan kalimat dengan jeda yang cukup agar peserta bisa menirukan dengan serempak. Ucapkan "Allahu Akbar" di akhir dengan lantang sebagai penutup. SE Menag Nomor 6 Tahun 2026 tidak memuat teks ikrar, sehingga redaksi di atas mengikuti teks yang dibacakan pada peringatan tahun-tahun sebelumnya.

Pembacaan Naskah Resolusi Jihad

Naskah Resolusi Jihad adalah keputusan rapat para konsul Nahdlatul Ulama se-Jawa dan Madura yang berlangsung di Surabaya pada 21–22 Oktober 1945. Isinya meminta pemerintah Republik Indonesia bersikap tegas terhadap ancaman yang membahayakan kemerdekaan, dan menyerukan umat Islam untuk melanjutkan perjuangan fi sabilillah membela negara yang merdeka.

Gunakan naskah resmi yang beredar melalui Kementerian Agama atau PBNU untuk dibacakan saat upacara. Naskah aslinya ditulis dengan ejaan lama, sehingga petugas pembaca sebaiknya berlatih lebih dulu agar pelafalannya lancar. Latar belakang lengkap peristiwa ini dapat Bapak/Ibu baca pada artikel biografi KH Hasyim Asy'ari dan Resolusi Jihad 1945.

Contoh Doa Upacara Hari Santri 2026

Doa upacara Hari Santri biasanya dibacakan oleh guru agama atau siswa yang fasih. Berikut contoh doa yang dapat dipakai atau disesuaikan. Doa ini disusun selaras dengan tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas".

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil 'alamin, wash-shalatu wassalamu 'ala asyrafil anbiya'i wal mursalin, sayyidina Muhammadin wa 'ala alihi wa shahbihi ajma'in.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Pada pagi yang penuh berkah ini, kami berkumpul untuk memperingati Hari Santri. Kami bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang Engkau anugerahkan kepada bangsa Indonesia melalui perjuangan para ulama, santri, dan seluruh pahlawan bangsa.

Ya Allah, ampunilah dosa-dosa para ulama dan pejuang kami, khususnya Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari dan para kiai yang telah mengobarkan semangat membela tanah air. Terimalah amal ibadah mereka, lapangkanlah kubur mereka, dan tempatkanlah mereka di surga-Mu yang mulia.

Ya Allah, jadikanlah kami santri yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Kuatkanlah kami untuk menjaga persatuan, menghormati guru dan orang tua, serta mencintai tanah air sebagaimana para ulama mencintainya. Jadikanlah ilmu yang kami pelajari bermanfaat bagi diri kami, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Ya Allah, lindungilah negeri kami, Indonesia, dari segala bencana, perpecahan, dan marabahaya. Berikanlah kepada para pemimpin kami petunjuk untuk berlaku adil dan amanah. Antarkanlah bangsa kami menuju Indonesia Emas yang adil, makmur, dan Engkau ridai.

رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana atina fid-dunya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, wa qina 'adzaban-nar.
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka." (QS. Al-Baqarah: 201)

Subhana rabbika rabbil 'izzati 'amma yashifun, wa salamun 'alal mursalin, walhamdulillahi rabbil 'alamin.

Contoh Kalimat Pembawa Acara

Pembawa acara cukup membacakan kalimat singkat untuk setiap urutan. Berikut contoh untuk bagian-bagian khas upacara Hari Santri:

AcaraKalimat Pembawa Acara
Pembukaan"Upacara peringatan Hari Santri Tahun 2026 dengan tema Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas segera dimulai."
Naskah Resolusi Jihad"Pembacaan Naskah Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama tanggal 22 Oktober 1945."
Ikrar Santri"Pembacaan Ikrar Santri Indonesia, diikuti oleh seluruh peserta upacara."
Amanat"Amanat pembina upacara. Peserta upacara diistirahatkan."
Doa"Pembacaan doa. Tamu undangan dimohon berdiri."
Lagu penutup"Persembahan lagu Ya Lal Wathan, Mars Hari Santri, dan Bagimu Negeri."
Penutup"Upacara peringatan Hari Santri Tahun 2026 telah selesai. Barisan dipersilakan dibubarkan."

Naskah amanat untuk pembina upacara sudah kami siapkan dalam tiga versi, yaitu SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK, lengkap dengan file Word. Silakan buka contoh amanat pembina upacara Hari Santri 2026.

Daftar Periksa Persiapan Upacara

WaktuYang Perlu Disiapkan
H-7Tentukan bentuk kegiatan (upacara lengkap atau apel), tunjuk petugas, dan kirim surat pemberitahuan kepada orang tua tentang pakaian santri serta jam masuk yang lebih pagi, karena upacara dimulai pukul 07.00.
H-5Cetak naskah Resolusi Jihad, Ikrar Santri, dan doa. Siapkan spanduk dengan logo resmi Hari Santri 2026.
H-3Latihan petugas, termasuk paduan suara untuk lagu Hari Santri. Siapkan pengeras suara.
H-1Gladi bersih, periksa tiang dan tali bendera, mimbar, serta kursi tamu undangan.
Hari HPetugas hadir paling lambat pukul 06.30, peserta sudah berbaris sebelum pukul 07.00. Cek pengeras suara dan siapkan petugas kesehatan (UKS) untuk peserta yang kurang sehat.

Baca Juga:

Kesimpulan

Upacara Hari Santri memiliki tiga bagian khas yang membedakannya dari upacara bendera biasa: pembacaan Naskah Resolusi Jihad, Ikrar Santri Indonesia, dan doa untuk para ulama serta bangsa. Dengan susunan acara, daftar petugas, teks ikrar, contoh doa, dan kalimat pembawa acara di atas, panitia dapat menyiapkan upacara Kamis, 22 Oktober 2026 dengan lebih tertib dan khidmat.

Ingat, sesuai SE Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026, upacara dimulai pukul 07.00 waktu setempat dan pelaksanaannya mengedepankan kesederhanaan serta kekhidmatan. Bagikan halaman ini kepada panitia upacara dan rekan guru agar persiapan berjalan lebih ringan.

FAQ Upacara Hari Santri 2026

Kapan upacara Hari Santri 2026 dilaksanakan?

Upacara Hari Santri 2026 dilaksanakan pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 07.00 waktu setempat, sesuai Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026. Upacara tingkat pusat disiarkan langsung melalui kanal media sosial Kementerian Agama.

Apa isi SE Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026?

SE ini berisi panduan pelaksanaan peringatan Hari Santri 2026, meliputi tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas" beserta maknanya, link unduh logo di kemenag.go.id, waktu upacara pukul 07.00 waktu setempat, contoh bentuk kegiatan, media sosialisasi, serta prinsip kesederhanaan dan kekhidmatan.

Apa yang membedakan upacara Hari Santri dengan upacara bendera biasa?

Upacara Hari Santri memuat pembacaan Naskah Resolusi Jihad, Ikrar Santri Indonesia, dan doa. Setelah upacara, biasanya dinyanyikan lagu Ya Lal Wathan, Mars Hari Santri, dan Bagimu Negeri.

Siapa yang membacakan Ikrar Santri?

Ikrar Santri dibacakan oleh seorang petugas yang berdiri di depan barisan, lalu ditirukan oleh seluruh peserta upacara kalimat demi kalimat.

Pakaian apa yang dikenakan saat upacara Hari Santri?

SE Menag Nomor 6 Tahun 2026 tidak mengatur pakaian secara khusus. Pada peringatan tahun-tahun sebelumnya, peserta laki-laki dianjurkan memakai sarung, baju putih, dan peci hitam, sedangkan peserta perempuan menyesuaikan. Ikuti juga edaran pemerintah daerah atau kantor Kemenag setempat jika ada.

Bolehkah sekolah umum mengadakan upacara Hari Santri?

Boleh. Hari Santri adalah peringatan nasional yang ditetapkan melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015, sehingga dapat diperingati oleh semua satuan pendidikan, baik sekolah maupun madrasah. SE 2026 juga menegaskan bahwa pelaksanaannya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Posting Komentar untuk "Susunan Upacara Hari Santri 2026: Ikrar Santri, Doa & Petugas"