Sistem Peredaran Darah Manusia: Organ, Proses, dan Soal Kelas 8

Ilustrasi sistem peredaran darah manusia berupa jantung, pembuluh arteri dan vena, serta alur peredaran darah besar dan kecil

Sistem peredaran darah manusia adalah materi IPA yang hampir selalu keluar di ulangan kelas 8 SMP. Sayangnya, banyak siswa masih tertukar antara serambi dan bilik, arteri dan vena, atau peredaran darah besar dan kecil. Padahal, kalau alurnya dipahami sekali saja, materi ini justru termasuk yang paling mudah diingat.

Artikel ini merangkum sistem peredaran darah manusia secara runtut: komponen darah beserta angka normalnya, bagian jantung dan katupnya, perbedaan pembuluh darah, jalur peredaran darah besar dan kecil, gangguan yang sering terjadi, cara menjaga kesehatan jantung, sampai latihan soal lengkap dengan pembahasan. Bapak/Ibu guru bisa memakainya sebagai bahan ajar, dan siswa bisa memakainya sebagai rangkuman belajar.

Pengertian Sistem Peredaran Darah Manusia

Skema sistem peredaran darah manusia dengan pembuluh arteri berwarna merah dan vena berwarna biru

Sistem peredaran darah (sistem sirkulasi) adalah sistem organ yang mengangkut zat-zat penting ke seluruh tubuh dan membawa zat sisa untuk dibuang. Zat yang diangkut antara lain oksigen, sari makanan, hormon, dan zat antibodi. Zat sisa yang dibawa kembali antara lain karbon dioksida dan sisa metabolisme lainnya.

Sistem ini tersusun atas tiga komponen utama, yaitu darah sebagai alat angkut, jantung sebagai pompa, dan pembuluh darah sebagai saluran. Manusia memiliki peredaran darah tertutup, artinya darah selalu mengalir di dalam pembuluh. Manusia juga memiliki peredaran darah ganda, karena dalam satu kali beredar, darah melewati jantung sebanyak dua kali.

Fungsi Sistem Peredaran Darah

  • Mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh sel tubuh.
  • Mengangkut karbon dioksida dari sel menuju paru-paru untuk dikeluarkan.
  • Mengedarkan sari makanan hasil penyerapan usus halus.
  • Mengedarkan hormon dari kelenjar ke organ sasaran.
  • Membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.
  • Melindungi tubuh dari kuman melalui sel darah putih dan antibodi.

Karena tugasnya sangat erat dengan pertukaran gas, materi ini sebaiknya dipelajari berdampingan dengan materi sistem pernapasan pada manusia untuk kelas 8 SMP.

Komponen Darah dan Fungsinya

Darah terdiri atas dua bagian besar: plasma darah (bagian cair) dan sel-sel darah (bagian padat). Plasma menyusun sekitar 55% volume darah, sedangkan sisanya adalah sel darah. Plasma sendiri sebagian besar berupa air (sekitar 90%), ditambah protein seperti albumin, globulin, dan fibrinogen, serta garam mineral, sari makanan, dan hormon.

Perbedaan bentuk sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah beserta plasma darah

Sel Darah Merah (Eritrosit)

Eritrosit berbentuk cakram bikonkaf (cekung di kedua sisi) dan tidak memiliki inti sel. Di dalamnya terdapat hemoglobin, protein yang mengandung zat besi dan berfungsi mengikat oksigen. Hemoglobin pula yang membuat darah berwarna merah. Eritrosit dibentuk di sumsum tulang merah dan berumur sekitar 120 hari, lalu dirombak di hati dan limpa.

Sel Darah Putih (Leukosit)

Leukosit memiliki inti sel, bentuknya tidak tetap, dan bertugas melawan kuman penyakit. Jumlahnya jauh lebih sedikit daripada eritrosit, tetapi bisa meningkat saat tubuh mengalami infeksi. Leukosit terbagi menjadi lima jenis: neutrofil, eosinofil, basofil, limfosit, dan monosit. Penjelasan lebih lengkap tentang cara kerja sel-sel ini ada di artikel memahami sistem imun manusia.

Keping Darah (Trombosit)

Trombosit berukuran sangat kecil, tidak berinti, dan berperan dalam pembekuan darah. Saat pembuluh darah terluka, trombosit pecah dan melepaskan enzim trombokinase. Enzim ini bersama ion kalsium dan vitamin K mengubah protrombin menjadi trombin. Trombin kemudian mengubah fibrinogen menjadi benang-benang fibrin yang menjaring sel darah sehingga luka tertutup.

Tabel 1. Perbandingan Komponen Sel Darah Manusia
KomponenCiri UtamaJumlah Normal (Dewasa)Fungsi
EritrositCakram bikonkaf, tanpa inti, mengandung hemoglobin±4–6 juta/mm³Mengangkut oksigen dan sebagian karbon dioksida
LeukositBerinti, bentuk tidak tetap, dapat bergerak keluar pembuluh±4.000–11.000/mm³Melawan kuman dan membentuk antibodi
TrombositSangat kecil, tanpa inti, bentuk tidak teratur±150.000–450.000/mm³Membantu proses pembekuan darah
Plasma darahCairan kekuningan, ±90% air±55% volume darahMengangkut sari makanan, hormon, dan zat sisa

Catatan: angka normal bisa sedikit berbeda antara laboratorium, usia, dan jenis kelamin. Untuk ujian sekolah, ikuti angka yang tertulis di buku paket yang dipakai guru.

Jantung dan Pembuluh Darah

Jantung adalah organ berotot sebesar kepalan tangan pemiliknya, terletak di rongga dada agak ke kiri. Jantung dibungkus selaput pelindung yang disebut perikardium. Pada orang dewasa yang sedang beristirahat, jantung berdenyut sekitar 70 kali per menit.

Empat Ruang Jantung

  • Serambi (atrium) kanan: menerima darah kaya karbon dioksida dari seluruh tubuh melalui vena kava.
  • Bilik (ventrikel) kanan: memompa darah ke paru-paru melalui arteri pulmonalis.
  • Serambi kiri: menerima darah kaya oksigen dari paru-paru melalui vena pulmonalis.
  • Bilik kiri: memompa darah kaya oksigen ke seluruh tubuh melalui aorta. Dinding otot bilik kiri paling tebal karena harus mendorong darah ke seluruh tubuh.

Katup Jantung

Bagian ini sering terlewat di rangkuman lain, padahal sering ditanyakan di soal. Katup jantung menjaga darah agar mengalir satu arah dan tidak berbalik.

Tabel 2. Nama, Letak, dan Fungsi Katup Jantung
Nama KatupLetakJumlah Daun KatupFungsi
TrikuspidalisAntara serambi kanan dan bilik kanan3Mencegah darah kembali dari bilik kanan ke serambi kanan
Bikuspidalis (mitral)Antara serambi kiri dan bilik kiri2Mencegah darah kembali dari bilik kiri ke serambi kiri
Semilunar pulmonalPangkal arteri pulmonalis (dari bilik kanan)3Mencegah darah dari paru-paru kembali ke bilik kanan
Semilunar aortaPangkal aorta (dari bilik kiri)3Mencegah darah dari aorta kembali ke bilik kiri

Perbedaan Arteri, Vena, dan Kapiler

Pembuluh darah terdiri atas tiga jenis. Arteri (pembuluh nadi) membawa darah keluar dari jantung, vena (pembuluh balik) membawa darah kembali ke jantung, dan kapiler menghubungkan ujung arteri dengan ujung vena. Di kapiler inilah terjadi pertukaran oksigen, karbon dioksida, dan zat makanan dengan sel tubuh.

Tabel 3. Perbedaan Pembuluh Arteri, Vena, dan Kapiler
PembedaArteriVenaKapiler
Arah aliranKeluar dari jantungMenuju jantungPenghubung arteri dan vena
DindingTebal, kuat, elastisTipis, kurang elastisSangat tipis (satu lapis sel)
KatupHanya di pangkal (dekat jantung)Banyak, di sepanjang pembuluhTidak ada
LetakUmumnya di bagian dalam tubuhDekat permukaan kulitTersebar di seluruh jaringan
DenyutTerasaTidak terasaTidak terasa
Jika terlukaDarah memancarDarah menetes/mengalirDarah merembes

Baca juga: Mengapa Manusia Memiliki Golongan Darah Berbeda? Simak Penjelasannya!

Proses Sistem Peredaran Darah Manusia

Alur peredaran darah kecil dan peredaran darah besar pada manusia

Karena peredarannya ganda, proses sistem peredaran darah manusia dibagi menjadi dua jalur yang berlangsung bersamaan. Ingat satu kunci: darah selalu keluar dari bilik dan masuk ke serambi.

Peredaran Darah Kecil (Pulmonal)

Peredaran darah kecil adalah perjalanan darah dari jantung ke paru-paru lalu kembali ke jantung. Tujuannya melepaskan karbon dioksida dan mengambil oksigen.

Bilik kanan → arteri pulmonalis → paru-paru → vena pulmonalis → serambi kiri

Perhatikan keunikan jalur ini. Arteri pulmonalis justru membawa darah kaya karbon dioksida, sedangkan vena pulmonalis membawa darah kaya oksigen. Ini sering dijadikan soal jebakan.

Peredaran Darah Besar (Sistemik)

Peredaran darah besar adalah perjalanan darah dari jantung ke seluruh tubuh lalu kembali ke jantung. Tujuannya mengantarkan oksigen dan sari makanan ke semua sel.

Bilik kiri → aorta → arteri → kapiler di seluruh tubuh → vena → vena kava → serambi kanan

Vena kava terbagi dua: vena kava superior yang membawa darah dari tubuh bagian atas dan vena kava inferior yang membawa darah dari tubuh bagian bawah.

Tabel 4. Perbandingan Peredaran Darah Kecil dan Besar
AspekPeredaran Darah KecilPeredaran Darah Besar
Nama lainPulmonalSistemik
Berawal dariBilik kananBilik kiri
Berakhir diSerambi kiriSerambi kanan
Pembuluh keluarArteri pulmonalisAorta
Pembuluh masukVena pulmonalisVena kava superior dan inferior
TujuanPertukaran gas di paru-paruMengedarkan oksigen dan sari makanan ke seluruh tubuh

Tips Menghafal Alurnya

Gunakan pola "Ki-Ka". Peredaran besar berawal dari bilik kiri dan berakhir di serambi kanan. Peredaran kecil kebalikannya: berawal dari bilik kanan dan berakhir di serambi kiri. Guru juga bisa mengajak siswa menggambar alurnya dengan dua warna, merah untuk darah kaya oksigen dan biru untuk darah kaya karbon dioksida.

Gangguan pada Sistem Peredaran Darah

Gangguan peredaran darah bisa berasal dari darahnya, jantungnya, maupun pembuluhnya. Berikut gangguan yang paling sering dibahas di buku IPA kelas 8.

Tabel 5. Gangguan Sistem Peredaran Darah dan Penyebabnya
GangguanKeteranganPenyebab Umum
AnemiaKekurangan hemoglobin atau eritrosit; penderita mudah lelah dan pucatKurang zat besi, perdarahan, gangguan pembentukan darah
HipertensiTekanan darah tinggi di atas batas normalPola makan tinggi garam, kurang gerak, stres, keturunan
HipotensiTekanan darah rendah; sering pusing saat berdiriKurang cairan, kelelahan
HemofiliaDarah sukar membeku sehingga luka kecil sulit berhenti berdarahKelainan genetik yang diturunkan
LeukemiaKanker darah dengan produksi leukosit tidak normalGangguan pada sumsum tulang
TalasemiaBentuk dan umur eritrosit tidak normalKelainan genetik pembentukan hemoglobin
ArteriosklerosisPengerasan dinding arteri sehingga aliran darah terhambatPenumpukan lemak/kolesterol dan kapur
VarisesPelebaran vena, sering tampak di betisTerlalu lama berdiri, katup vena melemah

Cara Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

  • Berolahraga teratur, misalnya jalan cepat, bersepeda, atau senam minimal 30 menit sehari.
  • Mengurangi makanan tinggi garam, gula, dan lemak jenuh.
  • Memperbanyak sayur, buah, dan sumber zat besi seperti telur, ikan, dan sayuran hijau.
  • Tidak merokok dan menghindari asap rokok.
  • Tidur cukup dan mengelola stres.
  • Memeriksa tekanan darah secara berkala, terutama bagi orang dewasa.

Pola makan sehat ini juga mendukung kerja organ lain, seperti dibahas dalam materi sistem pencernaan manusia dan cara menjaganya.

Latihan Soal Sistem Peredaran Darah Kelas 8

Berikut 10 soal pilihan ganda untuk mengukur pemahaman. Kerjakan dulu, lalu cocokkan dengan pembahasannya.

1. Ruang jantung yang menerima darah kaya oksigen dari paru-paru adalah ....
A. serambi kanan
B. serambi kiri
C. bilik kanan
D. bilik kiri
Jawaban: B. Darah kaya oksigen dari paru-paru masuk ke serambi kiri melalui vena pulmonalis.

2. Pembuluh yang membawa darah kaya karbon dioksida dari jantung ke paru-paru adalah ....
A. aorta
B. vena kava
C. arteri pulmonalis
D. vena pulmonalis
Jawaban: C. Arteri pulmonalis keluar dari bilik kanan menuju paru-paru dan membawa darah kaya CO₂.

3. Katup yang terletak di antara serambi kiri dan bilik kiri adalah ....
A. trikuspidalis
B. bikuspidalis
C. semilunar pulmonal
D. semilunar aorta
Jawaban: B. Katup bikuspidalis (mitral) memiliki dua daun katup dan berada di sisi kiri jantung.

4. Dinding bilik kiri lebih tebal daripada bilik kanan karena ....
A. menampung darah lebih banyak
B. memompa darah ke seluruh tubuh
C. menerima darah dari seluruh tubuh
D. memompa darah ke paru-paru
Jawaban: B. Bilik kiri membutuhkan tenaga lebih besar untuk mendorong darah melalui peredaran besar.

5. Zat yang membuat eritrosit mampu mengikat oksigen adalah ....
A. fibrinogen
B. trombokinase
C. hemoglobin
D. albumin
Jawaban: C. Hemoglobin mengandung zat besi yang mengikat oksigen.

6. Urutan peredaran darah besar yang benar adalah ....
A. bilik kiri – aorta – seluruh tubuh – vena kava – serambi kanan
B. bilik kanan – aorta – seluruh tubuh – vena kava – serambi kiri
C. bilik kanan – arteri pulmonalis – paru-paru – serambi kiri
D. bilik kiri – vena kava – seluruh tubuh – aorta – serambi kanan
Jawaban: A. Peredaran besar berawal dari bilik kiri dan berakhir di serambi kanan.

7. Ciri pembuluh vena yang benar adalah ....
A. dinding tebal dan elastis
B. denyutnya terasa
C. memiliki banyak katup di sepanjang pembuluh
D. darah memancar jika terluka
Jawaban: C. Katup di sepanjang vena mencegah darah berbalik arah saat menuju jantung.

8. Komponen darah yang berperan dalam pembekuan darah adalah ....
A. eritrosit
B. leukosit
C. trombosit
D. plasma tanpa fibrinogen
Jawaban: C. Trombosit melepaskan trombokinase yang memulai proses pembekuan.

9. Seseorang yang sering pucat dan lemas karena kekurangan zat besi kemungkinan mengalami ....
A. hemofilia
B. anemia
C. varises
D. hipertensi
Jawaban: B. Kekurangan zat besi menghambat pembentukan hemoglobin sehingga terjadi anemia.

10. Tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan sel tubuh adalah ....
A. aorta
B. arteri
C. vena
D. kapiler
Jawaban: D. Dinding kapiler sangat tipis sehingga zat mudah berpindah.

Tabel 6. Ringkasan Kunci Jawaban Latihan Soal
No.KunciJawabanMateri yang Diuji
1BSerambi kiriRuang jantung
2CArteri pulmonalisPeredaran darah kecil
3BBikuspidalisKatup jantung
4BMemompa darah ke seluruh tubuhStruktur jantung
5CHemoglobinEritrosit
6ABilik kiri – aorta – tubuh – vena kava – serambi kananPeredaran darah besar
7CBanyak katupPembuluh darah
8CTrombositPembekuan darah
9BAnemiaGangguan peredaran darah
10DKapilerPembuluh darah

FAQ seputar Sistem Peredaran Darah Manusia

Mengapa peredaran darah manusia disebut peredaran darah ganda?

Karena dalam satu kali beredar, darah melewati jantung dua kali: sekali lewat peredaran kecil (ke paru-paru) dan sekali lewat peredaran besar (ke seluruh tubuh).

Apa yang dimaksud peredaran darah tertutup?

Peredaran darah tertutup berarti darah selalu mengalir di dalam pembuluh darah dan tidak keluar ke rongga tubuh, kecuali saat terjadi luka.

Apakah semua arteri membawa darah kaya oksigen?

Tidak. Arteri pulmonalis justru membawa darah kaya karbon dioksida ke paru-paru. Arteri didefinisikan dari arah alirannya, yaitu keluar dari jantung, bukan dari kandungan oksigennya.

Di mana sel darah merah dibentuk dan dirombak?

Sel darah merah dibentuk di sumsum tulang merah, berumur sekitar 120 hari, lalu dirombak di hati dan limpa.

Materi sistem peredaran darah dipelajari di kelas berapa?

Materi ini umumnya dipelajari di IPA SMP kelas 8, dengan versi sederhana di IPA SD kelas 5 dan pendalaman di Biologi SMA kelas 11. Urutan bab bisa berbeda tergantung buku yang dipakai sekolah.

Kesimpulan Materi Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem peredaran darah manusia bekerja melalui tiga komponen: darah sebagai pengangkut, jantung sebagai pompa, dan pembuluh darah sebagai saluran. Manusia memiliki peredaran darah tertutup dan ganda, yaitu peredaran kecil dari bilik kanan ke serambi kiri dan peredaran besar dari bilik kiri ke serambi kanan. Kunci memahami materi ini adalah mengingat bahwa darah keluar dari bilik dan masuk ke serambi, serta katup jantung menjaga alirannya tetap satu arah.

Supaya pemahaman tentang tubuh manusia makin utuh, lanjutkan dengan membaca materi sistem pernapasan, sistem imun, dan golongan darah yang sudah ditautkan di atas. Semoga rangkuman ini membantu Bapak/Ibu guru dalam mengajar dan memudahkan siswa saat ulangan!

Posting Komentar untuk "Sistem Peredaran Darah Manusia: Organ, Proses, dan Soal Kelas 8"